Acara dibuka dengan sambutan dari perwakilan masing-masing UKM, yang kemudian dilanjutkan dengan pemaparan program kerja dari setiap lembaga. Masing-masing organisasi menjelaskan struktur dan arah gerak mereka, serta memperkenalkan berbagai kegiatan dakwah yang telah dijalankan selama periode kepengurusan. Pemaparan ini memberikan wawasan baru mengenai strategi kaderisasi, penguatan SDM, pengelolaan program media dan syiar digital, kegiatan pengabdian masyarakat, serta inovasi program tahunan yang menjadi ciri khas masing-masing UKM. Melalui pemaparan tersebut, seluruh peserta dapat melihat perspektif baru dan menemukan inspirasi untuk mengembangkan aktivitas dakwah di kampus masing-masing.
Setelah sesi pemaparan, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi terbuka. Pada sesi ini, peserta dari ketiga UKM saling berdialog tentang berbagai tantangan yang sering muncul dalam pengelolaan organisasi, seperti dinamika internal, pengembangan kader, dan strategi kolaborasi antar-UKM. Diskusi berlangsung hangat dan interaktif, memunculkan ide-ide baru terkait program kerja bersama, peningkatan kualitas pelatihan dai dan daiyah, hingga penguatan peran media sosial sebagai sarana syiar Islam yang efektif di era digital. Sesi tanya jawab ini menjadi ruang refleksi sekaligus pembelajaran bersama bagi seluruh peserta.
Kegiatan study banding ini diharapkan mampu menjadi langkah konkret dalam mempererat hubungan antarorganisasi dakwah serta membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di masa mendatang. UKM Kordais Nusa menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada UKM Kordiska UIN Sunan Kalijaga sebagai tuan rumah serta UKM Korda IIQ An-Nur atas kehadiran dan kontribusi aktifnya. Semoga kegiatan ini menjadi awal dari kerja sama yang berkelanjutan serta memberikan manfaat besar bagi perkembangan dakwah kampus.