Banyak di antara kita beranggapan berdakwah hanya boleh di lakukan oleh orang yang sudah berilmu, orang yang tak punya dosa atau bahkan orang yang sempurna. Padahal jika di lihat dari tafsir Al Qur’an Surah Al-Imron ayat 104 mengajak kepada kita semua untuk selalu mengajak dalam kebaikan dan meningglkan dalam keburukan. Hal ini tentu bertolak belakang dengan stigma masyarakat yang melekat. Hal ini lah yang melatar belakangi lapak diskusi UKM KORDAIS NUSA UIN Gusdur.
Dalam kesempatan diskusi ini di pandu oleh moderator Nanda Agus prasetya dengan Speaker Nisaus Sholihah Da’I Milenial peraih juara 1 lomba tahhfidz Quran Internasional, Salma Selfiyana Da’I Milenal Peraih juara 1 orasi mahasiswa dan juga guest speaker Fitroh aida amelia, Dinda Wulandari, dan Khoerul Adnani yang semuanya merupakan Pengurus KORDAIS NUSA. Audiens yang merupakan anggota KORDAIS NUSA juga sangan antusias mendengarkan serta bertanya terkait permasalahan yang terjadi.
Tentunya stigma bahwasanya berdakwah harus sempurna terlebih dahulu, harus menjadi ustad atau kiyai dulu, harus di luruskan. karena Salah satu tantangan yang sering dihadapi anggota UKM ini adalah anggapan bahwa untuk berdakwah, seseorang harus sempurna dalam pemahaman agama maupun perilaku. Namun, berdakwah bukanlah tentang menunggu kesempurnaan. Justru, dakwah adalah proses belajar dan mengajarkan kebaikan, di mana kita bisa tumbuh bersama orang lain.
Menunggu hingga sempurna hanya akan menunda penyebaran kebaikan. Setiap orang memiliki kekurangan, namun dengan niat ikhlas, kita bisa memberikan manfaat meskipun dalam langkah kecil. Dakwah bukanlah soal siapa yang paling tahu, tapi tentang usaha menyampaikan kebenaran dan memotivasi orang lain menuju jalan yang lebih baik. Di sinilah pentingnya kolaborasi, saling mengingatkan, dan menumbuhkan semangat dalam berdakwah. Dengan UKM KORDAIS NUSA, kita bisa menjalankan dakwah dengan hati yang tulus, meski dalam ketidaksempurnaan kita.
Pesan utamanya adalah, berdakwah adalah tanggung jawab bersama, bukan tugas mereka yang sudah sempurna.